Evaluasi Pelaksanaan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) berbasis Puskesmas di Prov. Sumut Tah
Website Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR)

Evaluasi Pelaksanaan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) berbasis Puskesmas di Prov. Sumut Tah

Jumat, 05 Mei 2017 - 11:41:08 WIB
0 | Kategori: Berita |Dibaca: 3538

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara,

SKDR (Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon) merupakan suatu sistem yang dapat memantau perkembangan trend suatu penyakit menular potensial KLB/wabah dari waktu ke waktu (periode mingguan) dan memberikan sinyal peringatan  kepada pengelola program bila kasus tersebut melebihi nilai ambang batasnya sehingga mendorong program untuk melakukan respons. Bentuk pelaporan berasal dari SMS petugas puskesmas ke SMS Center SKDR Pusat yang dapat dipantau melalui website: www.skdr.surveilans.org.

Berikut ini adalah evaluasi pelaksanaan pelaporan SKDRdi Provinsi Sumatera Utara tahun 2016 :

Kelengkapan Laporan SKDR

Ada 3 kab/kota yang memiliki kelengkapan laporan SKDR > 90% sesuai target yaitu : Kota Sibolga, Pematangsiantar dan Medan. Terima kasih kepada 3 kab/kota yang sudah mencapai kinerja kelengkapan laporan > 90%, bagi kab/kota yang belum mencapai target kinerja yang diharapkan mohon dapat dilengkapi kembali laporannya sampai mencapai target minimal 90%.

 

Ketepatan Laporan SKDR

Bila dilihat dari ketepatan laporan, masih kurang dari yang diharapkan sesuai target yaitu 80%. Hanya ada 1 kab/kota yang memenuhi target yaitu Kota Sibolga sementara ada 1 kabupaten yang belum mengirim laporan SKDR yaitu Kab. Nias Utara. Diharapkan petugas surveilans puskesmas di tiap kab/kota mengirimkan laporan tepat waktu yaitu paling lambat hari Selasa setiap minggunya.

 

Verifikasi Peringatan Dini /Alert SKDR

 

 

Ada 6 kab/kota yang memiliki persentase verifikasi Alert SKDR > 70% sesuai target yaitu : Kab. Deli Serdang, Kota Medan, Kab. Langkat, Kota Sibolga, Kota Pematangsiantar, dan Kab. Labuhanbatu. Terima kasih kepada 6 kab/kota yang sudah mencapai target dan bagi kab/kota yang belum mencapai target kinerja yang diharapkan mohon dapat melakukan verifikasi alert sampai mencapai target minimal 70% setiap minggunya.

Diharapkan agar laporan SKDR dilaporkan setiap minggu oleh petugas surveilans puskemas agar sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit berpotensi KLB / wabah semakin baik dan cepat tertanggulangi.

 

Seksi Surveilans dan Imunisasi

Dinas Kesehatan Prov. Sumatera Utara

Sumber data: skdr.surveilans.org

 

 



0 Komentar


Komentar


Komentar via facebook


Copyright © 2019. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara | Online: 4 | Hits: 201 / 218600