Gubsu Harap Dokter di Sumut Bangkit
PERTEMUAN ILMIAH: Gubsu Edy Rahmayadi berfoto bersama para pengurus IDI dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan IDI 2019 di Medan, baru-baru ini.

Gubsu Harap Dokter di Sumut Bangkit

Minggu, 11 Agustus 2019 - 22:50:17 WIB
0 | Kategori: Berita |Dibaca: 93

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Ca­bang Medan terus berupaya meme­nuhi komponen-komponen kedokteran agar para dokter di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) khususnya Medan, dapat lebih bersaing untuk mengembalikan rasa kepercayaan masyarakat.

"Karenanya Gubsu Edy Rahmayadi berharap, agar semangat dokter Suma­tera Utara bangkit. Untuk itu, melalui acara ini kita menguatkan kognisi ten­tang membangun keilmuan kedokteran, kemudian peningkatan keterampilan dengan workshop," ungkap Ketua IDI Medan dr Wijaya Juwarna Sp-THT-KL kepada wartawan, di sela-sela Per­temuan Ilmiah Tahunan (PIT) IDI Me­dan, baru-baru ini.

Wijaya menegaskan, secara potensi dokter di Indonesia secara kualitas tidak kalah dengan negara tetangga. Begitu pun, IDI akan terus membentuk sikap mental para dokter, sehingga dalam PIT tersebut pihaknya menghadiri Gubsu Edy Rahmayadi dan lainnya sebagai pembicara. "Insya Allah, kalau kedok­teran Sumut bangkit maka kepercayaan masyarakat Sumut juga tinggi," tegas­nya.

Sebelumnya, Gubsu Edy Rahmayadi memberikan motivasi sekaligus harapan kepada pada dokter untuk bisa menjadi lebih baik dan mengubah pola pikir agar rakyat bisa menaruh kepercayaan penuh untuk permasalahan keseha­tan­nya.

Menurut Edy, peran dokter bagi rak­yat begitu penting. Sebab pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit, sa­ngat berkaitan dengan dokter untuk membantu kesembuhan masyarakat, sekaligus akan menunjukkan Sumut bi­sa bermartabat. "Untuk menjadikan Su­mut ini bermartabat, secara fisik dan nonfisik.

Untuk fisiknya mungkin uru­san gubernur (infrastruktur), dan non­fisiknya adalah urusan dokter. Jadi nanti sama-sama kita bangun (perbaikan la­yanan kesehatan)," sebutnya.

Karenanya, kepada para dokter, Edy meminta agar bisa meng­ubah pola pikir­nya. Sebab ia menuturkan, jika ke­se­hatan menjadi penting bagi masya­rakat, maka kesung­guhan dan keikhla­san dalam melayani juga bisa ditunjukkan kepada masyarakat. "Terutama soal keju­juran dan kasih sayang, mengingat pengobatan pasien membutuhkan peran dokter yang dipercaya," ujarnya.

Selain itu, Edy juga menekankan agar para dokter harus mengubah dirinya menjadi lebih baik dan berorientasi pada upaya penyembuhan pasien. Sehingga masyarakat bisa menaruh kepercayaan yang tinggi kepada dokter lokal, ke­timbang di luar negeri terutama Malaysia dan Singapura. "Kita beri tahu ke masyarakat, bahwa dokter-dokter kita itu lebih mampu, bahkan lebih baik dari yang ada di luar. Jadi ini soal pola pikir kita yang harus diubah. Baik itu dokter­nya, maupun masyarakatnya," pung­kasnya.

Kegiatan PIT IDI Medan 2019 ini sendiri berlangsung selama dua hari, sejak Sabtu (3/8) dan Minggu (4/8). Di dalamnya juga diadakan workshop terkait beberapa hal seperti Modern Circumcision Update, Injeksi Intra Artiku­lar, Rehidrasi Cairan pada Diare Anak serta CPR Stimulation Basic Life Support and Advance Life Support. (zie)

 

sumber berita : http://harian.analisadaily.com/kota/news/gubsu-harap-dokter-di-sumut-bangkit/778330/2019/08/10



0 Komentar


Komentar


Komentar via facebook


Copyright © 2020. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara | Online: 5 | Hits: 648 / 663369