Sembilan Tahun Terbengkalai, Masjid Al-Ikhlas Dibuka Kembali Oleh Kadis Kesehatan Sumut
Penyerahan secara simbolis kepengurusan masjid dari Ahli Waris pemilik lahan dan bangunan Masjid Al-Ikhlas kepada Kadis Kesehatan Sumut dr Alwi Mujahit Hasibuan

Sembilan Tahun Terbengkalai, Masjid Al-Ikhlas Dibuka Kembali Oleh Kadis Kesehatan Sumut

Rabu, 14 Agustus 2019 - 15:47:33 WIB
0 | Kategori: Berita |Dibaca: 26

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dr. Alwi Mujahit Hasibuan, M. Kes untuk pertama kalinya melakukan kunjungan kerja perdana seusai dilantik oleh Gubernur Sumatera Utara Ke UPT Rumah Sakit Khusus Paru Jalan Asrama Medan Helvetia dan Masjid Al Ikhlas Jalan Asrama, Medan Helvetia.

Pejabat nomor satu di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara ini selain melakukan kunjungan kerja ke UPT Rumah Sakit Khusus Paru juga meresmikan kembali penggunaan salah satu rumah ibadah Masjid Al-Ikhlas yang berada tepat disamping UPT Rumah Sakit Khusus Paru jalan Asrama simpang Gaperta yang sempat terbengkalai hampir sembilan tahun tidak dipergunakan.

Ini sesuai dengan kesepakatan tokoh masyarakat bersama ahli waris Masjid beserta Plt. Kepala UPT Rumah Sakit Khusus Paru untuk mengaktifkan kembali sekaligus bergotong royong membersihkan masjid dan juga melengkapi segala kebutuhan masjid.

Dalam sambutannya Plt Rumah Sakit Khusus Paru dr. Rehulina Ginting, M. Kes menyampaikan terima kasih atas kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang baru dan para ahli waris, tokoh masyarakat atas undangan yang mereka sampaikan dan bersyukur bahwa rumah ibadah ini sudah dapat dipergunakan kembali.

Mewakili tokoh masyarakat, Marzuki berharap agar dukungan ini tidak hanya sampai disini saja melainkan juga dari pihak pemerintah Kota Medan terkait alternatif solusi akan dinormalisasikannya sungai berkisar 8 meter yang berada di sekitar masjid yang akan berdampak terhadap perluasan Masjid Al-Ikhlas ini.

“Sebenarnya lima tahun yang lalu saya juga sudah berencana akan mengaktifkan kembali Masjid ini ternyata doa saya terkabul ketika saya kembali dari tanah suci, dan berniat akan membangun tempat wudhu di sekitar masjid," ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Alwi Mujahit Hasibuan saat menghadiri acara peresmian dan penyantunan anak yatim di hadapan tokoh masyarakat dan juga pegawai rumah sakit dan sejumlah anak yatim piatu menyampaikan kebenaran harus disampaikan.

"Ini adalah tugas pertama saya setelah dilantik memberikan santunan kepada anak yatim dan juga meresmikan kembali masjid Al-Ikhlas. Mudah-mudahan ini menjadi pertanda baik bagi saya dan kita semua yang hadir. Terutama bagi UPT Rumah Sakit Khusus Paru yang menjadi prakarsa diaktifkannya kembali masjid Ini. Semoga ini menjadi berkah bagi kita dan juga bagi kesehatan masyarakat sumut secara keseluruhan," harapnya.

Dalam kesempatan itu, Alwi juga bertekad  memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sebagaimana yang menjadi visi dan misi dari Gubernur Sumatera Utara.

Bahkan Alwi mengatakan, akan meningkatkan dan mengembalikan posisi kesehatan Sumatera Utara menjadi lima besar terbaik dari posisi saat ini yang terpuruk pada posisi terakhir tingkat nasional.

”Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan tidak ada kata mundur untuk memakmurkan masjid ini. Dan ke depan harus ada jadwal ibadah salat jumat dan pengurus /marbot di masjidi ini," katanya.

 

Acara diakhiri penyantunan anak yatim dan makan bersama seluruh tamu dan undangan yang hadir.

 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dr. Alwi Mujahit Hasibuan, M. Kes saat menyantuni anak yatim usai acara meresmikan pembukaan kembali Masjid Al-Ikhlas yang berada tepat di samping UPT Rumah Sakit Khusus Paru, di Jalan Asrama, Medan Helvetia

 

SUMBER : Tribun-Medan.com
 



0 Komentar


Komentar


Komentar via facebook


Copyright © 2019. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara | Online: 2 | Hits: 563 / 297916