Medan - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Sosialisasi Surveilans Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) dengan melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Regina Maris dan Rumah Sakit Grand Medistra pada Rabu (4/3).
Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit menular yang dapat berkembang menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB), Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara bergerak cepat memperkuat sistem deteksi dini di fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satu penyakit yang menjadi perhatian serius saat ini adalah difteri, penyakit menular yang dapat menyebar dengan mudah melalui percikan ludah (droplet) dari penderita.
Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Novita Rohdearni Saragih, bersama Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dr. Nelly Fitriani. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Sumut memberikan penguatan terkait pentingnya deteksi dini, pelaporan kasus, serta tata laksana penanganan penyakit yang berpotensi menimbulkan KLB.
Untuk memastikan penanganan yang komprehensif, kegiatan ini juga didampingi oleh pakar dari Komite Ahli (Komli) Difteri Sumatera Utara, yakni Prof. dr. Ayodhia Pitaloka Pasaribu, MKed (Ped), SpA(K), Ph.D (Clin. Trop. Med) sebagai Komli Difteri Anak serta dr. Restuti Hidayani Saragih, Sp.PD, K-PTI, FINASIM, M.H.(Kes) sebagai Komli Difteri Dewasa.
Melalui pertemuan tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mendorong partisipasi aktif pihak rumah sakit dalam melakukan notifikasi atau pelaporan kasus secara cepat dan akurat. Pelaporan yang tepat waktu dinilai sangat penting untuk membantu pemerintah daerah dalam mengambil langkah penanggulangan secara cepat guna memutus mata rantai penyebaran difteri maupun penyakit menular lainnya.
Selain itu, rumah sakit juga diharapkan dapat memastikan setiap pasien yang diduga atau terdiagnosis difteri mendapatkan pelayanan medis dan pengobatan yang optimal sesuai dengan standar penanganan yang berlaku.
Dinas Kesehatan Sumut menegaskan bahwa upaya pencegahan penyakit menular tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk fasilitas pelayanan kesehatan dan masyarakat. Melalui penguatan sistem surveilans serta peningkatan cakupan imunisasi, diharapkan masyarakat dapat terlindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.
