Medan, Rabu (26/08) – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memberikan atensi penuh terhadap kasus dugaan kekerasan yang menimpa Ananda AGP (7 tahun) asal Sidikalang yang belakangan ini viral di media sosial. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) bergerak cepat berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi melalui Dinas Kesehatan serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mengambil langkah taktis. Sinergi ini dilakukan guna memastikan Ananda AGP mendapatkan perlindungan optimal dan fasilitas pengobatan terbaik.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, H. Muhammad Faisal Hasrimy, A.P., M.A.P., yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Sumut, dr. Silvy Agustina Hasibuan, Sp.KJ, M.K.M, meninjau langsung kondisi Ananda AGP. Pasien telah dirujuk dan ditangani di UPTD RSU Haji Provinsi Sumatera Utara, Medan, sejak Minggu (23/08).
Berikut adalah pembaruan terkini (update) mengenai penanganan medis komprehensif Ananda AGP:
Kondisi Stabil dan Sadar Penuh
Meski mengalami multiple trauma berupa luka di area kepala, bibir, lengan, hingga perut, kondisi fisik AGP saat ini dalam keadaan stabil dan sadar penuh (compos mentis). Ananda AGP dapat diajak berkomunikasi dengan jelas serta mampu mengikuti instruksi gerakan motorik dari tim dokter.
Penanganan Medis Cepat di IGD
Setibanya di ruang IGD, tim medis yang bertugas langsung bergerak cepat melakukan primary survey (survei primer gawat darurat). Tindakan awal berupa pemberian cairan infus, pemasangan bidai (spalk) pada lengan yang cedera, serta pemeriksaan radiologis telah diselesaikan dengan baik.
Penerapan Perawatan Multidisiplin Terpadu
Guna mencapai pemulihan yang maksimal, Dinkes Sumut menerapkan pendekatan medis terpadu lintas keilmuan. Saat ini, Ananda AGP dirawat secara kolaboratif oleh Dokter Spesialis Anak, Dokter Spesialis Orthopedi, Psikiater (untuk pendampingan mental), serta Dokter Spesialis Forensik untuk penanganan visum resmi.
Seluruh Biaya Perawatan Ditanggung Penuh
Pemprov Sumut menegaskan bahwa seluruh biaya perawatan dan pengobatan Ananda AGP akan difasilitasi penuh. Kebijakan ini diambil agar seluruh proses penanganan medis berjalan lancar tanpa terkendala hambatan administrasi.
Semangat juang Ananda AGP untuk pulih di tengah situasi sulit ini sangat luar biasa. Pemprov Sumut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengirimkan doa terbaik agar adik kecil ini segera diberikan kesembuhan total.

