Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara telah melaksanakan Pertemuan Penyusunan Rencana Pelatihan Di Tingkat Provinsi pada tanggal 29 – 31 Agustus 2023 di Hotel Grand Sakura Medan. Adapun kesimpulan kegiatan ini adalah: 1) pelatihan Program penanggulangan TBC harus dibuat secara efisien dan efektif bagi peserta pelatihan (Dokter, Perawat/Bidan, ATLM, Farmasi) minimal Pendidikan D3, 2) pelatihan yang diadakan berbentuk luring maupun daring harus terakreditasi, 3) bagian perencanaan tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota berkoordinasi ke bidang ataupun program terkait perencanaan pelatihan yang bersumber dari APBD, DAK, ataupun sumber lainnya yang sah, 4) mendorong Dinkes Kab/Kota agar segera mengajukan DAK non fisik kesehatan TA 2024 dengan menu pilihan pelatihan petugas TBC, 5) pengelola program TBC Dinkes Provinsi dan Kab/Kota berkoordinasi dengan Organisasi Profesi terkait angka kredit dan SKP.
Peserta dari kegiatan ini terdiri dari pengelola program TBC (wasor), subbag PAIP Dinkes Provsu, BKD, Pelkes, Labkes, dan Organisasi Profesi (IDI, PATELKI, PPNI).
Dalam arahannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara yang diwakili oleh Kepala Bidang P2P (Novita Rohdearni Saragih, SKM, M. Sc, MA) menghimbau kepada seluruh peserta pertemuan agar provinsi dan kabupaten/kota dapat merencanakan kebutuhan dan jenis peningkatan kapasitas SDM P2TB sesuai Permenkes No. 67 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Tuberkulosis sesuai kebutuhan yang ada.
Beliau juga berharap agar provinsi dan kabupaten/kota dapat menyusun jumlah SDM yang akan dilatih sesuai kebutuhan masing-masing provinsi dan kabupaten/kota serta membuat timeline rencana pelatihan P2TB.

